Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ciamis Jadi Tuan Rumah Dialog Perunggasan Nasional 2026, Dorong Kemandirian Peternak Rakyat

Selasa, 28 April 2026 | April 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-28T12:12:35Z



Kabupaten Ciamis kembali menegaskan posisinya sebagai daerah strategis di sektor pertanian dan peternakan. Hal ini ditandai dengan digelarnya Dialog Perunggasan Nasional 2026 bertajuk Konsolidasi Peternak Rakyat Nasional yang diinisiasi oleh Garda Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN), di Aula STIKes Muhammadiyah Ciamis, Selasa (29/04/2026).

Kegiatan berskala nasional ini dihadiri oleh Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono, anggota DPR RI, unsur Forkopimda Ciamis, akademisi, mahasiswa, pelaku usaha, serta pegiat sektor unggas dari berbagai daerah di Indonesia.

Forum ini menjadi ruang strategis untuk membahas masa depan peternak unggas rakyat. Berbagai isu krusial mengemuka, mulai dari teknik budidaya, manajemen usaha, distribusi hasil ternak, hingga strategi peningkatan produktivitas dan efisiensi yang berkelanjutan demi memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sekretaris Daerah Ciamis, Andang Firman Triyadi, menegaskan bahwa daerahnya memiliki peran aktif dalam pengembangan subsektor unggas. Saat ini, Ciamis mampu memproduksi sekitar 1,3 juta ekor unggas per tahun, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga memasok ke berbagai wilayah lain di Indonesia.

“Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas sektor peternakan unggas,” ujarnya.

Meski demikian, Andang tidak menampik masih adanya tantangan yang dihadapi, salah satunya kebutuhan impor produk telur. Hal ini menunjukkan masih terdapat celah dalam peningkatan produktivitas dan efisiensi yang perlu segera dibenahi.

Ia pun berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan lebih konkret, terutama dalam aspek pengelolaan usaha, peningkatan kapasitas peternak, serta akses pembiayaan yang lebih luas.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan bahwa sektor pertanian dan swasembada pangan menjadi prioritas utama pemerintahan Prabowo Subianto.

Menurutnya, komitmen tersebut telah diwujudkan melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk regulasi dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) dan Instruksi Presiden (Inpres) yang mendorong percepatan pembangunan pertanian nasional.

“Presiden menempatkan swasembada pangan sebagai agenda penting nasional. Pemerintah hadir dengan kebijakan nyata agar petani dan peternak mendapat dukungan lebih kuat, dari produksi hingga kesejahteraan,” jelasnya.

Dalam kunjungannya, Sudaryono juga berdialog langsung dengan para peternak rakyat di Ciamis. Ia menyerap berbagai aspirasi, mulai dari persoalan harga pakan, distribusi, hingga keberlanjutan usaha peternakan.

Menurutnya, masukan dari para peternak akan menjadi bahan penting dalam merumuskan kebijakan ke depan, agar program pemerintah benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

Ia pun menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta pelaku usaha untuk memperkuat sektor peternakan sebagai bagian dari upaya besar menuju kemandirian pangan nasional.

×
Berita Terbaru Update