Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Indonesia Mulai Ekspor Urea ke Australia, PM Albanese Sampaikan Apresiasi kepada Presiden Prabowo

Senin, 20 April 2026 | April 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-25T04:24:04Z


JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menerima apresiasi dari Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, atas langkah Indonesia memulai ekspor pupuk urea ke Australia.

Apresiasi tersebut disampaikan Albanese dalam sambungan telepon pada Selasa (21/4/2026) sore, sebagaimana disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya.

“PM Albanese menyampaikan apresiasi atas persetujuan Bapak Presiden terkait ekspor pupuk urea Indonesia ke Australia sebesar 250.000 ton pada tahap pertama,” ujar Teddy.

Ekspor tersebut menjadi bagian dari upaya Indonesia memperluas pasar pupuk ke tingkat global. Selain Australia, pemerintah juga menjajaki pengiriman ke sejumlah negara lain, termasuk India, Filipina, Thailand, dan Brasil.

Menurut Teddy, total komitmen ekspor pupuk urea Indonesia ke berbagai negara tersebut diperkirakan mencapai sekitar 1 juta ton.

“Ke depan, sebagian pupuk urea juga akan diekspor ke India, Filipina, Thailand, dan Brasil, dengan total komitmen ekspor mencapai kurang lebih 1 juta ton,” katanya.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ekspor dilakukan secara terukur dengan tetap menjaga keseimbangan pasokan dalam negeri. Langkah ini diambil seiring dengan kapasitas produksi nasional yang dinilai mencukupi.

Berdasarkan data pemerintah, produksi urea nasional saat ini mencapai sekitar 7,8 juta ton per tahun, sementara kebutuhan dalam negeri berada di kisaran 6,3 juta ton.

Dengan selisih tersebut, pemerintah memastikan bahwa ekspor tidak akan mengganggu ketersediaan pupuk bagi petani dalam negeri.

“Langkah ini diharapkan tetap menjaga ketahanan pasokan domestik sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia di pasar global,” ujar Teddy.

Kebijakan ini dinilai tidak hanya membuka peluang peningkatan devisa negara, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok pupuk dunia, di tengah meningkatnya kebutuhan global terhadap sektor pertanian.

×
Berita Terbaru Update